Ketika Tim Wes C. Skiles melakukan penelitian, ditemukan lebih dari 1.000 lubang biru dan hanya 20% dari gua tersebut yang pernah terjamah.

Pulau Abaco yang terletak di Bahama merupakan gua di dalam air yang mematikan dan terkenal tidak berujung. Ketika tim Wes C. Skiles melakukan penelitian, ditemukan lebih dari 1.000 lubang biru dan hanya 20% dari gua tersebut yang pernah terjamah. Lubang biru terdalam bahkan mencapai 6.000 kaki.

Larutan kimia di air Bahama sangat unik. Sebab, ia mengandung Sulifa Hidrogen dan menghasilkan awan gas beracun. Oleh sebab itu, para penyelam tidak betah berlama-lama di kawasan tersebut karena gas tersebut akan menimbulkan mual, halusinasi, bahkan kematian jika menembus pakaian selam mereka.
Next
This is the most recent post.
Posting Lama

0 komentar:

Posting Komentar