![]() |
Kalimat 'The End of Time' yang terdapat dalam kalender bangsa Maya sebenarnya masih diperdebatkan oleh para ilmuwan dan arkeolog. Artinya dari kalimat tersebut menurut mereka antara lain:
- Waktu berhenti (artinya bumi berhenti berputar).
- Terjadinya peralihan dari zaman pisces ke aquarius.
- Terjadinya peralihan dari abad silver (perak) ke abad keemasan.
- Kiamat.
- Terjadinya gelombang galaksi yang besar sehingga mengakibatkan berhentinya semua kegiatan di bumia, termasuk musnahnya manusia.
- Perubahan dari dimensi tiga ke dimensi empat (bahkan lima).
- Kehidupan manusia meningkat dari dimensi tiga menuju dimensi empat. DNA manusiapun meningkat dari strain (peregangan) dua menuju dua belas. Dengan begitu, manusia dapat menggunakan telepati bahkan telekinesis.
- Ada yang menyatakan tidak terjadi apa-apa.
- Telah ditemukan mesin waktu.
- Manusia sudah dapat melakukan transportasi ke galaksi lain melalui star gate (gerbang bintang).
- Bangkitnya Messiah (Juru Selamat) yang akan menyelamatkan manusia dari kehancuran.
- Kebangkitan Isa AS.
- Terjadinya kontak pertama kali antara peradaban manusia dengan alien (UFO).
- Untuk Pertama kalinya manusia bergabung dengan komunitas antar galaksi dan bumi akan dimurnikan. Kemudian, peradaban manusia sekarang ini akan berakhir dan mulai memasuki peradaban baru.
Sejarawan asal Amerika, Dr. Jose Arguelles, melakukan penelitian terhadap peradaban bangsa Maya dan mendalami ramalan mereka. Menurutnya, prediksi tersebut persis seperti cara perhitungan Tiongkok (Cina) ala Zhou Yi. Secara garis besar, kalendernya menggambarkan siklus hukum benda langit dan hubungannya dengan perubahan manusia.
Dalam bukunya yang berjudul 'The Mayan Factor: Path Beyong Technlogy' yang ditulis pada 1973 disebut bahwa dalam penanggalan Maya tercatan sistem galaksi tata surya sedang mengalami 'the great cycle' (siklus terbaik) selama 5.200 tahun lebih. adapun waktunya dimulai dari 3113 SM-2012 M. Dalam siklus besar ini, tata surya dan bumi sedang bergerak melintasi sebuah sinar galaksi (galatic beam) yang berasal dari inti galaksi. Diameter sinar secara horizontal mencapai 5.125 tahun bumi. Artinya jika bumi melintasi sinar tersebut, membutuhkan waktu sekitar 5.125 tahun.
Bangsa Maya percaya bahwa semua semua benda angkasa pada galaksi akan mengalami reaksi dan terjadi perubahan secara total yang disebut penyelarasan galaksi (galatic synchronization). Kemudian, siklus besar tersebut dibagi menjadi 13 tahap. Setiap tahap evolusi pun memiliki catatan yang sangat detail.
Kemudian pada 1992-2012, bumi memasuki tahap terakhir dari fase siklus besar. Bangsa Maya menganggap ini adalah periode penting sebelum masa pra-galatic synchronization (periode regenerasi bumi). Selama periode tersebut, bumi akan mencapai pemurnian total. Kemudian, bumi akan meninggalkan jangkauan sinar galaksi dan memasuki tahap baru yaitu penyelarasan galaksi.
Dalam perhitungan kalender bangsa Maya, tidak disinggung tentang penyebab peradaban modern berakhir. Yang jelas, berakhirnya hari tersebut sama sekali bukan berarti malapetaka, tetapi mengisyaratkan kepada seluruh umat manusia akan adanya transisi dalam kesadaran dan spiritual jagat raya (selanjutnya memasuki peradaban baru). Namun, kalau kiamat memang terjadi maka terjadilah. Sebab, bumi sendiri telah mengalami beberapa kali pergantian siklus kehidupan, seperti punahnya dinosaurus akibat hantaman asteroid, banjir besar pada masa Nabi Nuh, atau letusan supervolcano (yang kini berubah menjadi Danau Toba) yang memusnahkan 90% makhluk hidup.
Namun demikian, manusia tetap percaya bahwa yang mengetahui kapan terjadinya hari kiamat hanyalah Tuhan Yang Maha Esa mengetahui. Semua yang diciptakan-Nya akan kembali kepada-Nya. Manusia hanya dapat memprediksi semua kejadian di alam ini dengan akalnya yang serba terbatas.

0 komentar:
Posting Komentar